1).kegiatan ekonomi yang dilakukan rumah tangga produsen…

1).kegiatan ekonomi yang dilakukan rumah tangga produsen…
A).membayar pajak rumah tangga
B).memiliki tabungan
C).menggunakan faktor produksi untuk berproduksi
D).membeli barang jadi untuk karyawannya
E).menginvestasikan dana pada lembaga keuangan

2).Berikut-berikut ini yang bukan merupakan asumsi-asumsi yang digunakan pada kurva indiferensi adalah
A).konsumen menggunakan barang konsumsi pada saat mendesak
B).konsumen berusaha mendapat kepuasaan maksimum dan barang barang yang digunakan
C).konsumen memiliki pendapat tertentu yang digunakan untuk tujuan konsumsi
D).konsumen mempunyai pola prefensi akan barang barang konsumsi yang dinyatakan dalam bentuk peta indifirensi
E).kurva indifirensi yang semakin jauh dari titik nol (origin)menggambarkan kepuasaan yang semakin tinggi

Jawaban: 

  1. Kegiatan ekonomi yang dilakukan rumah tangga produsen..C).menggunakan faktor produksi untuk berproduksi
  2. Berikut-berikut ini yang bukan merupakan asumsi-asumsi yang digunakan pada kurva indiferensi adalah  A). Konsumen menggunakan barang konsumsi pada saat mendesak

Pembahasan

RTP atau Rumah Tangga Produsen, bertujuan untuk membuat dan menghasilkan berbagai produk dan jasa, berupa barang setengah jadi yang membutuhkan pengolahan kembali, bisa juga memproduksi barang jadi yang siap untuk  dipakai oleh penggunanya.

 

Berikut ini kegiatan ekonomi yang dilakukan RTP (Rumah Tangga Produsen) yaitu :

  • Memproduksi barang dan jasa
  • Berperan sebagai distributor yang menyalurkan barang dan jasa kepada konsumen.
  • Meningkatkan Product Domestic Bruto (PDB) negara
  • Memengaruhi kebijakan pemerintah dalam rangka menghasilkan produksi
  • Membayar harga barang faktor-faktor produksi
  • Melakukan kegiatan inovasi pada produksi barang

Pendekatan kurva indeferens (ordinal utility) menggunakan pengukuran ordinal dalam menganalisis pilihan konsumen dan menurunkan fungsi permintaan. Pendekatan ordinal mengasumsikan bahwa konsumen mampu membuat urutan-urutan kombinasi barang yang akan dikonsumsi berdasarkan kepuasan yang akan diperolehnya tanpa harus menyebutkan  secara absolut. Pendekatan ordinal digunakan dengan menggunakan analisis kurva indiferensi.

 

  • Kurva Indifferen

Kurva indifferent adalah kurva yang menghubungkan titik-titik kombinasi (a set of combination) dari sejumlah barang tertentu yang mrnghasilkan tingkat guna total sama kepada konsumen, atau dengan mana konsumen berada keadaan indifferen

 

Sifat-sifat khusus kurva indifferen

  • Berlereng/ slope negatif, hal ini menunjukkan apabila dia ingin mengkonsumsi barang X lebih banyak maka harus mengorbankan konsumsi terhadap barang Y atau konsumsi barang Y tidak sebanyak konsumsi barang X.
  • Cembung ke titik Origin ( Convex ), Menurut hukum Gossen, apabila pada titik tertentu semakin banyak mengkonsumsi barang X akan mengakibatkan kehilangan atas barang X tidak begitu berarti dan sebaliknya atas barang Y.
  • Tidak saling berpotongan, Masing – masing kurva indiferent menunjukkan tingkat kepuasan yang sama. Dengan pengertian apabila A = B dan A = C maka otomatis C = B padahal yang terjadi tidak demikian.
  • Semakin ke kanan menunjukkan tingkat kepuasan yang semakin tinggi, Ketika kurva bergeser ke kanan akan menunjukkan kombinasi barang X dan Y yang bisa dikonsumsi oleh seseorang semakin banyak

Asumsi-asumsi Pendekatan Kurva Indifferen

  • Konsumen memiliki pola preferensi akan barang-barang konsumsi yang dinyatakan dalam bentuk peta indiferensi.
  • Konsumen memiliki dana dalam jumlah tertentu.
  • Konsumen selalu berusaha untuk mencapai kepuasan maksimum.
  • Semakin jauh dari titik origin, maka kepuasan konsumen semakin tinggi.