1) Jika sebuah magnet batang dipotong, maka keberadaan kutubnya…

1) Jika sebuah magnet batang dipotong, maka keberadaan kutubnya…

2). Jika sebuah paku diliti oleh kawat yg dialiri arus listrik, maka yg akan terjadi pada paku adalah…

3). Dikotak ada campuran serbuk besi dan pasir. Cara yg paling mudah untuk memisahkan serbuk besi dari pasir adalah…

Jawaban:

Jika sebuah magnet batang dipotong, maka keberadaan kutubnya akan tetap sama pada ujung potongan magnet, dengan kutub utara dan selatan.

Jika sebuah paku diliti oleh kawat yg dialiri arus listrik, maka yg akan terjadi pada paku adalah pake menjadi elektromagnetik.

Dikotak ada campuran serbuk besi dan pasir. Cara yg paling mudah untuk memisahkan serbuk besi dari pasir adalah dekatkan magnet pada serbuk besi dan pasir, maka serbuk besi akan menempel pada ujung magnet.

 

Pembahasan:

Pengertian magnet

Magnet merupakan benda yang dapat menarik benda lain yang berada disekitarnya. Magnet pertama kali di temukan oleh orang Yunani pada tahun 600 sebelum masehi. Magnet memiliki gaya untuk menjadikan benda dapat menempel pada magnet tersebut. Magnet mampu menarik benda-benda yang terbuat dari logam. Magnet memiliki banyak bentuk dengan masing-masingbentuk magnet dibuat dengan tujuan dan kegunaan yang berbeda.

Bentuk-bentuk magnet

Secara umum ada 6 jenis bentuk tetap magnet, antara lain magnet batang, magnet silinder, magnet jarum, magnet cincin, magnet U, dan magnet keping.

Bentuk-bentuk magnet, yaitu:

1. Magnet batang, yaitu magnet yang berbentuk menyerupai batang atau balok atau kubus.

2. Magnet silinder, yaitu magnet yang berbentuk menyerupai silinder atau tabung panjang.

3. Magnet U (magnet ladam), yaitu magnet yang berbentuk serupa dengan huruf U atau menyerupai tapal kuda.

4. Magnet jarum, yaitu magnet yang berbentuk menyerupai jarum kompas dengan kedua ujung atau kutub magnet yang runcing.

5. Magnet cincin, yaitu magnet yang berbentuk lingkaran dengan lubang di tengah menyerupai cincin.

6. Magnet keping, yaitu magnet yang berbentuk menyerupai kepingan logam.

Cara membuat magnet

Ada tiga cara untuk membuat magnet, yaitu dengan cara menggosokkan magnet tetap, induksi, dan mengalirkan arus listrik (elektromagnetik).

1. Menggosokkan magnet tetap

Cara ini merupakan cara yang sangat sederhana, yaitu dengan menggosokkan besi atau baja dengan salah satu ujung magnet tetap. Gosokan-gosokan yang dilakukan harus dibuat searah agar magnet elementar yang ada pada sebuah besi atau baja menjadi teratur dan mengarah ke satu arah.

Penggosokkan harus dilakukan secara berulang-ulang serta searah. Setelah beberapa waktu, besi atau baja akan memiliki sifat kemagnetan atau menjadi magnet. Kedua ujung besi/baja yang digosok akan membentuk kutub-kutub magnet, sehingga dapat digunakan menarik benda magnetik lainnya.

2. Induksi

Cara membuat magnet dengan cara induksi yaitu dengan meletakkan besi dan baja di dekat magnet tetap. Cara tersebut akan membuat magnet elementer yang terdapat pada besi atau baja menjadi terpengaruh dan terinduksi gaya magnet, sehingga menyebabkan letaknya menjadi teratur dan mengarah kepada satu arah.

Jika dilakukan dengan benar, besi atau baja tersebut akan menjadi magnet, sehingga dapat menarik benda-benda magnetik lainnya. Ujung besi atau baja yang saling berdekatan dengan kutub magnet akan terbentuk kutub yang salingberlawanan dengan kutub magnet penginduksi.

3. Mengalirkan arus listrik (elektromagnetik)

Cara membuat magnet dengan elektromagnetik yaitu dengan melilitkan kawat pada besi atau baja yang akan dihubungkan dengan baterai. Cara tersebut akan membuat magnet elementer pada besi atau baja akan terpengaruh oleh aliran arus searah yang dihasilkan oleh baterai, sehingga menjadi teratur dan mengarah ke satu arah.

Besi/baja akan menjadi magnet dan dapat menarik serbuk besi yang berada di dekatnya. Magnet yang dibuat dengan menggunakan cara arus listrik disebut magnet listrik atau elektromagnet.

Benda magnetik

Benda magnetik adalah benda-benda yang berasal dari bahan-bahan yang mengandung unsur-unsur magnet/logam, dimana benda-benda ini dapat berinteraksi dengan magnet. Bahan – bahan magnetik memiliki kemampuan untuk menempel yang berbeda – beda, sehingga dapat di kelompokkan menjadi tiga. Kebanyakan bahan-bahan magnetik adalah logam. Contohnya yaitu besi, baja, kobalt, dan nikel.

Benda non magnetik

Benda non magnetik atau magnetis merupakan benda yang sebagian besar mengandung bahan yang tidak dapat ditarik oleh magnet. Bahan non magnetik tidak dapat di tarik atau ditolak oleh magnet, sehingga umumnya hanya menjadi pembungkus alat –alat yang berhubungan dengan magnet. Umumnya bahan ini adalah bahan non logam, misalnya adalah plastik, kayu, kaca, alumunium, dan karet.